ProdukIndonesia adalah segala barang/benda yang diproduksi oleh Indonesia.Sebagai warga Indonesia kita harus bangga menggunakan produk dari dalam negeri, dengan harga yang relative murah kita bisa mendapatkan barang/produk yang berkualitas dan kita juga bisa membantu perekonomian Indonesia melalui produk-produk Indonesia ini.. Produk-produk Indonesia bahkan dapat bersaing di pasar Oleh Hari Sriyanto, S.Sos.,M.M (Dosen Character Universitas Bina Nusantara, Jakarta) Saat membuka Rapat Kerja Nasional Kementerian Perdagangan Tahun 2021, pada awal Maret lalu, Presiden Joko Widodo mengajak masyarakat Indonesia untuk membenci produk-produk luar negeri. Jokowi mengatakan, ajakan benci produk luar negeri ia sampaikan agar StrategiBersaing dengan Kompetitor oleh : RIANTO NURCAHYO, SE. MM Setelah mempelajari dari pemaparan ini diharapakan peserta dapat Memahami tentang strategi yang harus diketahui oleh UMKM dalam bersaing dengan Kompetitor Menerapkan strategi bersaing UMKM dengan kondisi nyata di lapangan Kompetitor sebagai sarana belajar "Kami menjadikan kompetitor itu sarana belajar. Dimana tentu ada uji Sayatidak menyarankan UMKM untuk masuk ke industri. Pasti mampus, kalah dengan perusahaan besar. Tidak selalu kalah dengan produk import Tiongkok, tapi juga produksi dalam negeri. Mayoritas UMKM bergerak di sektor kreatif, yang 3 besarnya adalah subsektor kuliner, fashion dan craft. Ketiganya sudah sekitar 70%. Sisanya ada 11 subsektor. Kitaharus bangga dengan produk-produk kita karena memiliki kualitas yang tidak kalah dengan produk impor," ujarnya. Baca Juga: Program Bangga Buatan Indonesia Bantu UMKM Terus Eksis Luhut menambahkan, seluruh elemen masyarakat juga harus bergerak bersama-sama untuk mewujudkan Indonesia yang tangguh, termasuk dalam menyukseskan gerakan Dikutipdari Okezone, berikut beberapa alasan mengapa kita harus mencintai dan memakai produk dalam negeri karya anak bangsa. 1. Bantu perekonomian dalam negeri. Alasan utama mengapa kita harus membeli produk lokal yaitu turut berkontribusi mendukung eksistensi para produsen dan pengrajin dalam negeri, termasuk juga meningkatkan pendapatan negara. 4 Solusi untuk Meminimalisasi Supaya Produk Nasional Tidak Kalah Saing oleh Produk Impor Berdasarkan dampak di atas perlu segera dicarikan solusi supaya produk dalam negeri tetap bertahan, perekonomian Indonesia membaik juga demi kesejahteraan masyarakat kita. Solusi ini ditujukan untuk pemerintah agar cepat dan tepat dalam mengambil tindakan. Apalagi Gerakan Bangga Buatan Indonesia merupakan arahan langsung Presiden Joko Widodo untuk memanfaatkan produk dalam negeri. "Produk dalam negeri kita itu tidak kalah kualitasnya dengan luar Jakarta Para pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) harus terus memperbarui data produk dan penjualan di pasar online. Tidakadanya diversifikasi produk inilah yang juga memicu daya saing ekonomi Indonesia kalah dengan Vietnam. "Di tahun 96, kita boleh sudah menyentuh sektor pertambangan, tapi di tahun 2017, Vietnam melaju langsung ke jasa telekomunikasi, ada lonjakan diversifikasi yang cukup signifikan," tambah Poppy. eRCA7. Agar produk Indonesia tidak kalah dengan produk impor, upaya yang harus dilakukan adalah A. Meniru produk luar negeri B. Meningkatkan kuantitas produksi C. Meningkatkan kualitas produksi D. Mendatangkan tenaga kerja asing JawabanC. Meningkatkan kualitas produksiPenjelasan maaf kalo salah JawabanCPenjelasanJawaban yang paling tepat rwinda006 rwinda006 IPS Sekolah Menengah Pertama terjawab Agar produk Indonesia tidak kalah dengan produk impor Upaya yang harus dilakukan adalah a meniru produk luar negeri B meningkatkan kualitas produksi C mendatangkan Tenaga Kerja Asing D meningkatkan kualitas produksi​ Iklan Iklan xyzliaa xyzliaa Penjelasanjawaban tersebut adalah b atau D karena sama-sama memberi kata yang sama dan juga dapat meningkatkan kualitas produkAgar tidak kalah saing dengan produk luar negeri Iklan Iklan fauziikmal04 fauziikmal04 JawabanB. meningkatkan kualitas produksi Iklan Iklan Pertanyaan baru di IPS Kenapa aku gak disukai cewek?​ Siswa dapat mengidentifikasi factor yang mempengaruhi perbedaan budaya Cika pergi dari kota A ke kota B sejauh 180 km . Ia membutuhkan bensin yang dibutuhkan Cika ? Sebuah bingkai berbentuk Sa sebuah bingkai berbentuk segitiga panjang alas 60 cm, tinggi 80cm luas bingkai tersebut.... Cm² Budaya politik yang berkembang di Indonesia menurut Almond dan Verba adalah…. Sebelumnya Berikutnya Saat ini mudah-mudahan didengarkan pemerintah, karena kita ketinggalan akibat kebijakan pemerintah, baik itu dari sisi regulasi,"Jakarta ANTARA News - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia Apindo Sofyan Wanandi menyatakan bahwa hingga saat ini produk-produk buatan Indonesia masih belum mampu bersaing dengan produk-produk impor khususnya dari China. "Kita itu memang memerlukan barang-barang murah seperti dari China tersebut, namun kita masih belum bisa bersaing dengan barang impor itu," kata Sofyan, di Jakarta, Selasa. Sofyan mengatakan, masih banyak penyebab dan kendala yang membuat produk-produk Indonesia tidak mampu bersaing dengan produk impor dan salah satunya adalah ketertinggalan Indonesia terkait dengan kebijakan regulasi. "Saat ini mudah-mudahan didengarkan pemerintah, karena kita ketinggalan akibat kebijakan pemerintah, baik itu dari sisi regulasi," kata Sofyan. Sofyan menjelaskan, selain itu masih ada pekerjaan rumah lama seperti masalah infrastruktur, produksi biaya tinggi, dan juga upah buruh yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan China dan Vietnam. "Semua ini tidak lepas dari kebijakan yang salah dari pemerintah dengan tidak segera melakukan perbaikan," tegas Sofyan. Sebelumnya, pada Minggu 3/2, Kepala Badan Pusat Statistik BPS Sulawesi Utara Dantes Simbolon mengatakan bahwa China mencatatkan diri sebagai negara pemasok utama berbagai jenis barang kebutuhan pokok bagi masyarakat Sulawesi Utara selama 2012 dengan nilai 33,1 juta dolar AS. "Impor berbagai jenis produk kebutuhan masyarakat dari China mengalami peningkatan berkisar 84 persen dibandingkan 2011 yang hanya sebesar 18 juta dolar AS," kata Dantes, di Manado, Minggu. Dengan peningkatan impor dari China hingga mencapai 84 persen pada 2012, kata Dantes, negara tersebut mendominasi pangsa impor Sulut sebesar 27,09 persen. "Banyak produk China yang masuk ke Sulut tahun 2012 dengan kecenderungan terus meningkat dari tahun ke tahun," kata Dantes. Negara lain yang produknya banyak dibeli masyarakat Sulut, yakni Australia 20,3 juta dolar AS 16,61 persen, Malaysia 16,9 juta dolar AS dan Thailand 12,4 juta dolar AS atau pangsanya masing-masing 13,79 persen dan 10,16 persen. Total impor Sulut dari berbagai negara mancanegara pada tahun 2012 tercatat sebesar 122,2 juta dolar AS turun 15,35 persen dibandingkan tahun 2011 yang kala itu masih mencapai 144,4 juta dolar AS. V003/B012Editor Tasrief Tarmizi COPYRIGHT © ANTARA 2013