Tanya Asem ik. Akeh. *sambil nyruput teh anget*. Trus, kalau rame gini tidak takut ditiru menunya Mas? Jawab: Saya tidak takut menu ditiru oleh warung lain, Mas. Karena kata Bapak "Usaha bisa ditiru, tetapi rejeki tidak". Jadi, tidak ada masalah kalau memang ada warung yang meniru menu kami.
Adalahbang Rendra seorang pelukis jalanan di daerah Gajah Mada Jakarta Kota, dia telah menekuni bisnis sekaligus hobinya "melukis" Bagi beliau melukis adalah nafasnya setiap hari .."bayangkan aja kita tidak bernafas sehari" ketika aku tanya kenapa dia senang dengan kegiatan melukis.
Usahaatau pekerjaan bisa ditiru, tapi rejeki tidak bisa ditiru. Mendirikan usaha ataupun bekerja adalah bentuk ikhtiar kita, sedang rejeki adalah wilayah-Nya. Ada kadarnya tersendiri, Allah telah menetapkannya untuk kita dan yang pasti rejeki kita tak sama walau usaha atau pekerjaan kita sama. Jadi jika rejeki yang kita dapat hari ini hanya cukup untuk membeli sekantong jeruk yang ternyata kecut.
REJEKIITU SUDAH DISEDIAKAN OLEH TUHAN, TIDAK BAKAL BERKURANG UNTUK MENCUKUPI KEBUTUHAN MANUSIA DARI LAHIR SAMPAI MATI Nanging yèn kanggo nuruti karep menungså sing ora ånå watesé, rasané kabèh cupet, nèng pikiran ruwet, lan atiné marahi bundhet. TETAPI KALAU MENURUTI KEMAUAN MANUSIA YANG TIDAK ADA BATASNYA, SEMUA DIRASA KURANG MEMBUAT
Memangyang namanya rejeki tidak akan lari kemana. Lagu tersebut ternyata di beli oleh Ahmad Dhani seharga lima juta. Tidak hanya itu, Ahmad Dhani pun akan memberikan royalti untuk lagu ini nantinya. Selamat kepada Muhammad Ridho. Walau tidak lulus audisi Indonesian Idol, tapi setidaknya kamu sudah sangat menghibur.
USAHABisa ditiru Tapi REZEKI tidak! #kargo#Kirimkargo#Kargojogja#Kargoudara# @ Yogyakarta
mulaidari ga sengaja, nemu usaha tanpa modal dapat hasil lumayan ane mau bercerita sedikit pengalaman dari ane untuk di share ke pada agan2 semua calon wirausahawan atau bsa jga disebut dengan calon sumber daya manusia yg mandiri kelak . banyak kebanyakan orang bilang bahwa membuat suatu usaha itu sulit bahkan ada yang sampai bilang tidak mungkin, kenapa ? pasti faktor utama nya terbentur didalam
BisnisBisa Ditiru, Tapi Rezeki Tidak akan Tertukar. Kamis, 24 Maret 2016 - 12:23 WIB Oleh : Ayuninjafar Ilustrasi karyawan bekerja. Sumber : Pixabay; Share : Ketika melihat orang lain sukses dalam bisnisnya, pastilah beberapa yang lain ingin merasakan hal yang sama. Misalnya saja dengan membuka bisnis yang sama di lokasi yang
Bannerstoreare subsidiary company of Tianshi Group who made a succes by joining concept of retail and network marketing business with synergy. BannerStore merupakan anak perusahaan Tianshi Group yang berhasil menggabungkan konsep retail dan network marketing secara sinergis.
Kalaupendapat ane sih itu menguntungkan, Karena jika kita share forum bitcointalk akan ada banyak orang indonesia yang mulai mengenal dunia crypto dan terlebih kita juga dapat membantu keuangan mereka gan. Kalau masalah saingan ya ga perlu takut gan, Proyek banyak kok. Lagian kalo kita ngebantu orang uda pasti gede gan pahalanya
KALPgm5. Jangan resah ataupun merasa khawatir saat usaha yang kamu geluti saat ini banyak ditiru orang lain, karena sepintar apapun mereka dalam mencontoh memodifikasi usahamu, ia tidak akan pernah bisa meniru yang kamu dapatkan selama ini bukan semata-mata karena kamu begitu gigih menggeluti pekerjaanmu, tetapi karena Allah telah begitu murahnya memberimu limpahan rezeki. Karena itu camkan baik-baik 5 hal yang dikutip dari humairoh berikut ini.” Jangan Bersedih Saat Pekerjaanmu Ditiru Orang Lain, Karena Rezekimu Takkan Sama Dengannya”Maka, jangan merasa bersedih saat pekerjaanmu ditiru orang lain, karena rezekimu takkan sama dengannya. Secanggih apapun usaha yang ia tiru darimu, maka selamanya takkan pernah sama dalam mendapat rezeki, karena Allah sudah mengatur rezeki setiap manusia sesuai dengan kadar Saja Orang Lain Mencontek Dan Memfotocopy Usaha Milikmu, Tetapi Ingatlah Bahwa Allah Yang Mengatur Rezekimuya, boleh saja orang lain mencontek dan memfotocopy usaha milikmu, dan boleh saja ia merintis usaha yang jauh lebih sempurna dari usahamu, tetapi saat Allah menetapkan rezekimu tetap lebih banyak darinya, maka sudah tentu selamanya rezekimu takkan pernah berkurang, sebab bukan usahamu yang mendatang rezekimu, tetapi kuasa Allah lah yang mendatangkan rezeki dengan usaha yang kamu miliki saat Boleh Bangga Meniru Usaha Orang Lain, Tetapi Rezekinya Tak Dapat Kamu Tiru Dengan Begitu MudahnyaDan begitu pula sebaliknya, kamu boleh bangga karena telah berhasil meniru usaha milik orang lain, ttapi ingatlah bahwa rezekinya takkan bisa kamu tiru dengan begitu bukan ia yang memiliki rezeki, tetapi Allah…maka jangan mudah terpancing nafsu hanya karena melihat usaha orang lain sepertinya bagus, karena jika kamu membangun usaha hanya karena menuruti nafsumu semata, maka saat rezekimu tak seperti ia yang kamu tiru usahanya tentu kamu akan menyalahkan takdir dan akan marah kepada Boleh Merasa Puas Karena Telah Menyaingi Usaha Orang Lain, Tetapi Rezekinya Tak Bisa Kamu Saingi Dengan MudahDan boleh saja kamu merasa puas karena telah bisa menyaingi usaha orang lain, tetapi rezekinya takkan bisa kamu saingi dengan mudah. Sebab, tak sedikit pada jaman sekarang orang pada sibuk membangun usaha hanya karena melihat orang lain berhasil dan sukses, tetapi tak bisa berfikir panjang bahwa yang membuatnya sukses sebenarnya adalah Allah bukan karena usahanya yang Hamba Sudah Allah Tetapkan Rezekinya Sesuai Dengan KebutuhannyaMaka dari itu selalu ingatlah bahwa masing-masing hamba sudah Allah tetapkan rezekinya sesuai dengan kebutuhannya, jadi jangan sampai merasa iri terhadap rezeki orang lain, apalagi sampai gelap mata terburu-buru melakukan perkara yang salah dengan berfikir untuk menyaingi usaha yang orang lain secanggih dan sehebat apapun usahamu dalam memfotocopy usahanya, jika Allah menetapkan rezekimu biasa-biasa saja, maka sudah pasti sampai kapanpun rezeki yang kamu dapatkan akan tetap biasa-biasa saja.
– Dikisahkan ada beberapa kedai kopi dan angkringan di pinggir jalan raya. Ada yang berjarak 500 meter ada pula yang berdampingan. Semua memiliki pelanggannya masing-masing. Ada yang habis sebelum tengah malam, ada yang masih bertahan hingga menjelang subuh namun masih bersisa. Di sudut lain, ada warung bakso Y yang menurut orang-orang lumayan enak dengan porsi yang cukup, namun tak seramai warung bakso X. Dikabarkan bahwa pemilik warung bakso Y dulunya adalah pegawai dari warung bakso X, bahkan, katanya pemilik warung bakso Y adalah orang kepercayaan pemilik warung bakso X yang berhenti bekerja dan membuka warung bakso sendiri. Memang dari segi rasa tidak jauh berbeda, bahkan nyaris sama. Namun dari omzet penjualan sangat berbeda jauh. Hal ini terlihat dari jumlah pengunjung yang cenderung sepi. Dari kisah di atas, apa yang dapat kita pelajari? Ya, dari kisah itu kita belajar bedanya usaha atau pekerjaan dengan rejeki. Usaha atau pekerjaan bisa ditiru, tapi rejeki tidak bisa ditiru. Mendirikan usaha ataupun bekerja adalah bentuk ikhtiar kita, sedang rejeki adalah wilayah-Nya. Ada kadarnya tersendiri, Allah telah menetapkannya untuk kita dan yang pasti rejeki kita tak sama walau usaha atau pekerjaan kita sama. Jadi jika rejeki yang kita dapat hari ini hanya cukup untuk membeli sekantong jeruk yang ternyata kecut. Sementara orang lain yang usaha atau pekerjaannya sama dengan kita memperoleh lebih, jangan meratap. Bersyukurlah masih dapat sekantong jeruk daripada tidak sama sekali. Toh jeruk itu bisa diperas dan ditambah gula, lalu dicampur dengan es batu dan dihidangkan saat panas menyengat. Jeruk kecut itu menjadi sangat nikmat. Apalagi dengan melihat senyum anak dan istri saat meneguknya, “maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?”. QS ar-Rahman 13 Kontributor Ummu Naura Editor Oki Aryono
Usaha Bisa Ditiru, Tapi Rezeki Tidak – Setiap manusia dilahirkan ke dunia menggenggam takdirnya dengan segenap kesungguhan jiwa dan kebersihan hati. Lalu ketika dewasa, berbagai rintangan hidup memaksa diri menafsirkan apa itu makna suratan-Nya. Maka akhirnya dia tersentak dan terenung hingga hatinya berkata, usaha bisa ditiru, tapi rezeki IsiSeberapa Besar Usahamu? Di Sanalah TakdirmuKisah Mengenai Akhir Cerita Berbeda dari Plot yang SamaBatas Usaha Manusia1. Kerahkan segala kemampuan2. Tidak Melanggar Batas Usaha Orang Lain3. Selalu Panjatkan DoaCara Mencintai Rezeki dari Usaha Masing-masing1. Pahami Bahwa Rezeki Adalah Titipan2. Tanamkan Rezeki Halal Penuh Keberkahan3. Manusia Punya Jalan Rezeki Masing-MasingSeberapa Besar Usahamu? Di Sanalah TakdirmuDi kehidupan seberat hari ini, manusia bagai terus dipacu berlari untuk mengejar sesuatu yang tak terlihat, entah angan-angan atau sebuah bayangan. Ketika Kita telah mencapai satu tingkat, muncul anak tangga baru di hadapan mata dan memaksa memburu modern terus mempertanyakan apa itu takdir. Di mana batas sesuatu dikatakan telah sampai pada titik, rambu dan ketika harus terus melaju. Semua kian biasa seiring orientasi hidup yang kian tak ajaran agama, Tuhan sudah jelaskan bahwa di suatu tempat dimana usaha yang terbaik telah Kamu persembahkan, di sanalah takdir itu berada. Karunia terbesar terletak pada usaha, bukan Mengenai Akhir Cerita Berbeda dari Plot yang SamaKisah ini ku awali dengan sebuah obsesi, karena dapat bekerja sebagai seorang penulis artikel sukses seperti kakak. Tak akan bisa terlupa entah pagi, siang atau malam, gema suara keras Bunda membandingkan. Antara seorang adik dan abang yang beda jauh mulai men-kloning perjalanan kakakku menjadi seorang penulis. Meskipun itu kadang terasa konyol. Sampai suatu hari, jasa ternama tempatku pernah menulis mengikuti kisah kakak bilang lebih tertarik kepada kemampuan bahasa Inggris dan public speaking ku dibandingkan ketrampilan menulis. Saat itulah takbir takdir itu terbuka, Tuhan tak pernah menutup lagi, usaha bisa ditiru tapi rezeki tidak. Manusia bukan penentu segalanya kendati Tuhan Maha Mengabulkan. Banyak contoh lain orang-orang yang memaksa diri menjadi si A atau yang lain. Mana bisa? Semua sudah punya Usaha Manusia1. Kerahkan segala kemampuanJangan pernah meraih mimpi dengan setengah-setengah. Lakukan sebagaimana diajarkan Film 5 CM, bahwa dalam jarak sependek itulah cita-cita harus diletakkan di depan mata. Maksimalkan segala kemampuan dan beranikan diri berlari menjauhi zona Tidak Melanggar Batas Usaha Orang LainIbarat orang yang berlomba dalam sirkuit, berlari menerjang area lawan merupakan pelanggaran. Memasuki hak orang lain itu tak perlu, jalan Kita sudah cukup luas. Kuncinya adalah mengerahkan segala usaha lahir maupun batin3. Selalu Panjatkan DoaBerdoa boleh dilakukan siapapun. Tuhan milik semua hamba. Terkadang Kita gengsi terlihat lemah dan meminta pertolongan kepada sesama manusia. tetapi kepada-Nya, mari sampaikan segala keluhan dan permintaan. Jangan sampai lupa, Dia-lah Pemilik Takdir yang Kamu mintaBaca Juga Tips Kelola Dana Pensiun Sejak DiniCara Mencintai Rezeki dari Usaha Masing-masing1. Pahami Bahwa Rezeki Adalah TitipanJangankan untuk iri dengan rezeki milik orang lain, sudah jelas punya Kita pun hanyalah titipan. Keyakinan ini akan memberikan perasaan damai dan Qanaah terhadap berapapun hasil yang di dapatkan. Keuntungannya lagi, mindset tersebut membentuk Kamu jadi pribadi sadar Tanamkan Rezeki Halal Penuh KeberkahanKetika rezeki yang didapatkan halal, hal terpenting adalah berkahnya. Percuma harta banyak apabila tidak didapatkan dari jalan yang diridhoi-Nya. Bukankah cara pandang seperti ini merupakan ajaran dari seluruh agama dan moral semua lapisan masyarakat?3. Manusia Punya Jalan Rezeki Masing-MasingMemandang rezeki orang lain boleh-boleh saja, asalkan jangan dengki. Apabila melihat tetangga dengan penghasilan yang lebih besar, jadikan motivasi pencapaian. Kesuksesan selalu berasal dari usaha panjang. Terapkan kerja keras itu pada jalan milikmu sendiriDemikian ulasan singkat mengenai batas manusia mengenali takdir dan usaha. Terus cintai apa yang kita miliki dan gunakan untuk berbagi dengan sesama. Percayalah usaha bisa ditiru, tapi rezeki tidak