12 Apa yang dimaksud HISPPI. HISPPI adalah organisasi yang menghimpun para tenaga. pendidik/fassilitator/ instruktur termasuk di dalamnya penguji (teori. dan praktik) ujian kursus dan pelatihan. 13. Apa peran HISPPI saat ini. Peran HISPPI diantaranya adalah: a. Mengembangkan model pembelajaran kursus. b. Meningkatkan kompetensi pendidik. 14.
Adapunaspek-aspek yang termasuk kedalam proses perencanaan tersebut meliputi : 1. Penyiapan Personil Pameran dan Produk Personil penyelenggara pameran dan barang yang akan dipamerkan harus telah berada di negara lokasi penyelenggaraan pameran minimal dua hari sebelum pembukaan pameran, untuk keperluan orientasi lokasi pameran dan penataan
Jawabanyang benar adalah: D. semua benar. Dilansir dari Ensiklopedia, aspek apa saja yang dinilai dalam penilaian kinerja pfp semua benar. Pembahasan dan Penjelasan. Menurut saya jawaban A. Sasaran kerja adalah jawaban yang kurang tepat, karena sudah terlihat jelas antara pertanyaan dan jawaban tidak nyambung sama sekali.
Ketikaguru melakukan penilaian (asesmen) perkembangan anak, maka aspek-aspek yang diamati dan diteliti adalah? Pertumbuhan fisik, perkembangan Kognitif, Sosem, Bahasa, motoric kasar dan halus; Kesehtan fisik dan mental anak pada saat belajar; Perkembangan Kognitif, Sosem, Bahasa, motoric kasar dan halus
Jakarta 21 November 2014. Pada Kamis (20/11), Kementerian Kesehatan RI, melalui Kepala Pusat Data dan Informasi, drg. Oscar Primadi, MPH, mendapatkan penghargaan e-Transparency Award sebagai Website Kementerian/Lembaga terbaik ketiga tahun 2014.
Selainitu, pihak lain yang perlu dilibatkan adalah berbagai unsur yang terdapat dilingkungan orang yang mengalami masalah baik lingkungan sosial, fisik, maupun lingkungan budaya. Termasuk dalam kategori ini adalah para ahli bidang-bidang tertentu, seperti dokter, psikiater, ahli hukum dan lain-lain (Prayitno; 1999: 81)
Biaya(Anggaran) Proyek harus diselesaikan dengan biaya yang tidak melebihi anggaran. Untuk proyek-proyek yang melibatkan dana dalam jumlah besar dan jadwal pengerjaan bertahun-tahun, anggarannya tidak hanya ditentukan secara (total proyek, tetapi dipecah atas komponen- komponennya atau per periode tertentu (misalnya, per kuartal) yang jumlahnya disesuaikan dengan keperluan.
NCh7bs. Pernahkah kamu melihat pameran atau bahkan ikut terlibat kepanitian acara pameran? Pameran adalah suatu kegiatan yang menyajikan produk tertentu termasuk karya seni agar dapat dikomunikasikan pada khalayak. Namun, sukses atau tidaknya penyelenggaraan pameran tersebut, ternyata memerlukan suatu evaluasi sehingga bisa menjadikan sebuah pelajaran untuk penyelenggaraan dimasa depan. Evaluasi pameran dilakukan setelah kegiatan pameran selesai dilaksanakan. Kegiatan ini berfokus pada pengoreksian proses dan hasil kegiatan pameran. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hambatan apa saja yang ditemui saat proses pelaksanaan kegiatan, cara mengatasi hambatan-hambatan terserbut serta posisi keuangan saat ini. Hasil dari proses evaluasi dapat dijadikan sebagai acuan saat akan melaksanakan kegiatan selanjutnya. Selain fungsi tersebut, evaluasi pameran juga memiliki fungsi berikut Memberikan umpan balik bagi panitia maupun pihak lain Sebagai tolak ukur atas keberhasilan suatu kegiatan Evaluasi sebaiknya dilakukan dalam jangka waktu yang berdekatan dengan pelaksanaan kegiatan. Akan tetapi, ketua panitia harus tetap memberikan waktu yang cukup bagi anggotanya untuk menuliskan laporan kegiatan yang baru saja selesai dilaksanakan. Adapun laporan kegiatan meliputi hal-hal berikut ini Sistem Kerja, meliputi segala bentuk kinerja dari tahap persiapan hingga evaluasi. Hal ini berisi cara kerja individual, pengorganisasian kerja, dan kerjasama antar panitia ataupun antar seksi. Baca juga Apa Saja Tahapan Dalam Pelaksanaan Pameran? Pelaksanaan Pameran, meliputi pembahasan tentang proses jalannya acara, jumlah pengunjung, dan banyaknya karya seni yang ditampilkan. Pembiayaan, meliputi rincian aliran uang yang masuk dan keluar. Bendahara bertanggung jawab atas segala bentuk penggunaan uang. Hal ini harus disesuaikan dengan proposal penggunaan biaya yang telah dirancang pada tahap persiapan. Apabila ada hal-hal yang tidak sesuai, maka penjelasan dan bukti yang rasional harus diberikan. Bentuk Pameran, meliputi pengevaluasian kesesuaian maksud, tujuan, dan tema pameran yang terselenggara. Personalia Kepanitiaan, meliputi kinerja masing-masing anggota dalam mengelola kegiatan pameran. Hal ini menyangkut kesesuaian, tanggung jawab, penguasaan, dan ketepatan antara tugas dan keahlian yang dimiliki oleh anggota. Laporan dari Masing-masing Seksi, disampaikan oleh koordinator masing-masing seksi. Hal-hal yang dilaporkan meliputi kinerja anggota seksi, penganggungjawaban masing-masing anggota terhadap tugas dan kewajibannya, serta kendala yang dihadapi saat melaksanakan tugas. Please follow and like us Kelas Pintar adalah salah satu partner Kemendikbud yang menyediakan sistem pendukung edukasi di era digital yang menggunakan teknologi terkini untuk membantu murid dan guru dalam menciptakan praktik belajar mengajar terbaik. Related TopicsEvaluasi PameranKelas 9PameranSeni Budaya You May Also Like
Langkah-Langkah Penyelenggaraan Pameran Agar pameran dan pergelaran seni rupa dapat berjalan dengan lancar, baik, tertib, dan aman diperlukan langkah-langkah yang tepat atau pedoman penyelenggaraan pameran seni rupa. Pedoman atau langkah-langkah yang tepat adalah sebagai berikut; planning atau perencanaan, organizing atau pengelolaan, acting atau pelaksanaan, dan controlling atau pengawasan. 1. Perencanaan Planning Perencanaan sebaiknya dilakukan secara cermat dan detail. Rencana-rencana tersebut sebaiknya ditulis. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam perencanaan sebagai berikut. a. Menentukan Tema Tema merupakan pokok pikiran yang menjiwai seluruh kegiatan. Dalam menentukan tema sebuah pameran seni rupa sebaiknya disesuaikan dengan maksud dan tujuan pameran tersebut. b. Menentukan Rencana Kegiatan Dalam menentukan rencana kegiatan pameran seni rupa, perhatikan hal-hal berikut ini, antara lain; jenis karya yang dipamerkan, orang-orang yang terlibat dalam pameran, waktu dan tempat kegiatan yang tepat, jumlah dana, dan bentuk kegiatan yang akan dilakukan. c. Menyusun Program Kegiatan Program kegiatan disusun berdasarkan hasil rencana kegiatan yang telah ditentukan. Program kegiatan ini perlu dikoreksi bersama team penyelenggara dan dilaksanakan bersama-sama. Agar program kegiatan dapat berjalan dengan baik, perlu dirumuskan tujuan umum dan tujuan khusus pameran, waktu, panitia, karya yang akan dipamerkan, bentuk pameran, dan biaya yang diperlukan. Baca Juga d. Menentukan Tempat Pameran Dalam memilih dan menentukan ruang yang sesuai untuk kegiatan pameran seni rupa sesuaikan dengan tujuan dan bentuk pameran yang akan dilakukan. 2. Pengelolaan Organizing Mengorganisasi kegiatan pameran seni rupa adalah melakukan pengelolaan sumberdaya manusia berdasarkan struktur organisasi. Di dalam sturktur organisasi sebuah pameran seni rupa terdapat pembagian tugas yang jelas sesuai dengan kedudukan dan fungsinya. a. Membentuk Kepanitiaan Secara umum, struktur struktur organisasi pameran seni rupa terdiri dari ketua, wakil ketua, sekretaris, bendahara, dan dibantu beberapa seksi atau departemen seksi penyeleksi karya, penataan, publikasi dan dokumentasi, perlengkapan, penerima tamu, keamanan, dan lain-lain. b. Menyusun Rencana Kerja atau Jadwal Kegiatan Rencana kerja adalah rencana kegiatan yang akan dilaksanakan. Sedangkan jadwal kerja merupakan urutan-urutan waktu pelaksanaan suatu rencana kegiatan. Kegiatan yang direncanakan tersebut perlu ditulis dan dijadwalkan. Setiap anggota panitia mempunyai rencana dan jadwal kerja sesuai dengan jadwal pelaksanaannya. Untuk mempermudah penyusunan rencana dan jadwal kerja, ketua dan sekretaris perlu membuat konsep terlebih dahulu. Selanjutnya konsep dimusyawarahkan melalui rapat panitia. Semua saran dan usul dijadikan pedoman dalam penyusunan program kerja dan jadwal pelaksanaannya. c. Memilih Karya 1. Pendaftaran hasil karya seni rupa Tujuan pendaftaran hasil karya seni rupa adalah untuk mengetahui seberapa banyak karya yang akan dipentaskan. Pendaftarannya dilakukan berdasarkan jumlah dan temanya. Untuk pendaftaran karya sebaiknya dibuat daftar urutan karya. 2. Menyusun Kelengkapan Pameran Seni Rupa Kelengkapan pameran seni rupa yang harus dipersiapkan antara lain; Papan Pameran/ dinding yang akan digunakan untuk memasang karya 2 dimensi. Sketsel/ Panil/ papan untuk memasang karya 2 dimensi. Level/ papan untuk meletakkan karya 3 dimensi. Tali, kawat untuk memasang karya 2 dimensi. Meja dan kursi untuk panitia, tamu undangan. Dekorasi ruangan dan tata lampu atau pencahayaan. Katalog, brosur, buku tamu, dan buku pesan kesan. Sound sistem bila diperlukan. 3. Pelaksanaan Acting a. Pengorganisasian Pengorganisasian merupakan kegiatan mengatur, mengadakan rapat, membagi tugas, mengawasi dan bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Tugas mengorganisir merupakan tanggungjawab ketua panitia, meskipun tetap melibatkan semua anggota panitia agar kegiatan berjalan dengan sukses dan lancar. b. Penataan Ruang Pameran Pameran seni rupa dapat dilakukan di tempat tertutup. Pameran dapat memberikan kesan menarik apabila didukung oleh penataan ruangan dan penempatan karya yang tepat. Berikut ini hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penataan ruangan dan karya seni rupa, antara lain; Penempatan karya seni rupa yang dipentaskan/ dipajang perlu mempertimbangkan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung. Karya seni rupa 2 dimensi dapat diletakkan di dinding atau sketsel. Karya seni rupa 3 dimensi dapat diletakkan di papan/ meja, atau level. Karya instalasi diletakkan di lantai atau tempat khusus. Penataan lampu atau pencahayaan yang tepat agar karya terlihat jelas dan menarik. Penataan ruangan dan karya yang tepat sangat penting dalam pameran agar penonton dapat menikmati karya dan mengapresiasi karya secara optimal. Berikut ini contoh denah ruang pameran yang baik. 4. Pengawasan Controlling dan Penilaian Acara Pelaksanaan pameran seni rupa akan berjalan dengan baik dan lancar apabila dilakukan pengawasan dari awal hingga akhir acara. Hal-hal yang perlu dikontrol atau diawasi adalah; Organisasi penyelenggara. Yang masuk dalam penilaian organisasi penyelenggara adalah menguraikan pola atau tata kerja penyelenggara pameran seni rupa, baik dari perencanaan, pengorganisasian, maupun penyelenggaraan. Kualitas karya yang dipamerkan. Yang termasuk dalam penilaian kualitas karya adalah menguraikan kelebihan dan kekurangan karya seni. Penilaian pameran ini ditulis secara cermat dan disampaikan kepada penyelenggara dan peserta pameran dengan harapan dapat meningkatkan kualitas pameran berikutnya. Demikian ulasan tentang "Langkah-Langkah atau Pedoman Penyelenggaraan Pameran Seni Rupa" yang dapat kami sampaikan. Baca juga artikel seni rupa menarik lainnya hanya di situs
- Bagi pekerja seni, pameran menjadi agenda penting untuk menunjukkan beragam karyanya. Sesuai definisinya, pameran adalah sebuah kegiatan penyajian karya seni untuk dikomunikasikan dan mendapatkan apresiasi dari masyarakat luas. Menurut modul, Seni Budaya Kelas X Kemdikbud 2020, pameran menjadi sebuah bentuk penyajian karya seni agar bisa berkomunikasi dengan para pengunjung yang melihatnya. Karya seni yang disajikan dengan baik dan menarik, dapat mengundang minat pengunjung mengamati dengan nyaman. Dengan begitu, pengunjung bisa memperoleh pengalaman estetis dan pemahaman mengenai nilai-nilai seni dari karya yang ditampilkan. Pameran memiliki beberapa tujuan dalam penyelenggaraannya. Di antara tujuan pameran yaitu untuk sosial dan kemanusiaan, komersial, dan tujuan yang berkaitan dengan edukasi. Misalnya, sebuah kegiatan pameran dengan lingkup terbatas diadakan, agar hasil karya yang dipamerkan terjual untuk kegiatan sosial kemanusiaan. Pameran untuk tujuan komersial dibuat agar karya seni yang dipamerkan dapat terjual dan menghasilkan keuntungan bagi pekaryanya atau penyelenggara pameran. Sementara itu, pameran untuk tujuan pendidikan dilangsungkan untuk memperoleh apresiasi dan tanggapan pengunjung sebagai upaya meningkatkan kualitas karya adanya pameran yaitu menumbuhkan dan menambah kemampuan pengunjung dalam memberikan apresiasi terhadap karya seni. Selain itu, pengunjung dapat menambah wawasan dan kemampuan mengevaluasi karya seni dengan lebih objektif. Apabila karya yang ditampilkan mendapatkan apresiasi baik, maka kegiatan pameran turut bermanfaat dalam membangkitkan motivasi untuk ikut membuat karya seni sendiri. Fungsi utama dari pameran adalah alat komunikasi bagi pekarya seni dengan pengamat seni. Fungsi lainnya adalah membangkitkan apresiasi seni pada masyarakat, di samping memunculkan komunikasi tersebut. Kepanitiaan Pameran Sebuah pameran dapat terlaksana dengan adanya susunan kepanitiaan. Kepanitiaan adalah kelompok kerja yang merencanakan, mempersiapkan, mengolah, melaksanakan, dan mengevaluasi pameran. Dalam tubuh kepanitiaan, bagian satu dengan lainnya saling terkait dan tidak bisa dipisahkan. Dalam buku Seni Budaya Kelas IX Kemdikbud 2015 disebutkan, secara umum penyelenggaraan kegiatan termasuk pameran terbagi menjadi dua bagian 1. Panitia pengarah steering committee/SC Tugas panitia pengarah adalah memberikan arahan, nasihat, dan petunjuk untuk panitia pelaksana saat melakukan tugasnya. Panitia pengarah bisa dibagi menjadi penanggung jawab dan pembimbing. 2. Panitia pelaksana organizing committee/OC Panitia pelaksana merupakan panitia yang bertugas melakukan berbagai hal yang berkaitan dengan teknis pelaksanaan kegiatan. Panitia ini juga bertanggung jawab terhadap kegiatan yang direncanakan mulai dari awal hingga selesainya kegiatan. Dalam panitia pelaksana terdapat struktur yang dibagi menjadi beberapa bagian. Struktur panitia pelaksana secara hirarki dimulai dari ketua panitia, sekretaris, bendahara, lalu pelaksana-pelaksana kerja seksi-seksi yang dibentuk menurut kebutuhan. Contohnya seksi dokumentasi, seksi konsumsi, seksi acara, dan juga Evaluasi Pameran, Manfaat, dan Cara Pelaporannya Berbagai Latihan Olah Rasa untuk Pameran Teater Modern - Pendidikan Kontributor Ilham Choirul AnwarPenulis Ilham Choirul AnwarEditor Dipna Videlia Putsanra